“Jujurlah dengan perasaan kamu sendiri... Jangan hanya selalu memikirkan perasaan orang lain saja, tapi pikirkan juga perasaan kamu sendiri.” Kata itu selalu teringat dibenak. Sekian tahun aku hanyalah orang yang mengorbankan perasaanku sendiri. Akulah Turia.
Kata-kata itu adalah kata-kata dari seorang pangeran yang datang disaat Turia menangis kesakitan dengan perasaannya yang selalu saja tersakiti dengan keadaan disaat dirinya harus mengorbankan perasaannya sendiri.
Menjaga perasaan orang lain memang harus. Namun, jika harus menyakiti perasaan diri sendiri...itulah yang menyakitkan.
Kata-kata itu tidak mengubah Turia menjadi orang yang egois, tapi justru membuatnya lebih mengenali perasaannya sendiri dan perasaan orang lain.
Mengenali orang yang dihadapi & mengenali perasaannya,,, GREAT!
Tentu saja Turia tau bagaimana perasaannya dan dirinya. Jadi, ia tau bagaimana menghadapi setiap orang yang dihadapinya sekarang.
Teringat akan sebuah perkataan ketika orang sedang ingin melawan musuh secara cerdas. “Kenalilah lawan Anda!”...
Jika perasaan yang ingin di lawan? Kenalilah perasaan Anda, dan kendalikanlah perasaan Anda seperti yang Anda inginkan...
Intinya adalah...
Agar suatu waktu emosi tidak menggejolak dan meledak, kenalilah perasaan diri sendiri...
Turia berterima kasih kepada Tuhan dan pangeran yang telah membuatnya tersenyum kembali...
Turia merasa tenang dengan mengenali perasaannya sendiri...
Rabu, 27 Januari 2010






1 komentar:
Kayaknya Kamu Bakat Deh.Coba Buat Novel.Nanti Kalau Aku Udah Sukse.Cerita Kamu Kita Tuangkan ke Dalam Film:-)
Posting Komentar